Muda Berkarya Eps 1 : No Mud No Lotus


MUDA BERKARYA
Ya jadi judul dari tulisan yang pingin gua buat kompleks ini ya itu “ muda berkarya” tulisan ini gua tulisa dari inspiras 10 menit untuk bekal meraih semua impian yang gua punya. Gua akan mulai merefisi bentuk baik bahasa dan tulisan namun tidak merusak makna mendalam dalam suatu inspirasi tiada batas.
Omong2 tentang inspirasi, sebuah motivasi dapat kita peroleh dari mana saja , bisa dari majalah, tv, radio, secara langsung berhadapan dengan motivator maupun bisa juga dengan ambisi yang ada dalam diri. Namun itu semua gak bernilai yah, apabila tidak disertai dengan komitmen dalam sebuah tujuan yang ingin di capai
Langsung saja saya mulai dari bab 1
BAB I
No mud no lotus !
Mungkin udh ada dari kalian yang pernah denger kata kata ini yah.. yap tau kgk artinya? Ups bukan gak lumpur gak bunga teratai
Ini lebih ke pribahasa gitu sob, artinya kurang lebih yaitu “takada kotoran maka taka da bunga yang indah” siapa yang tidak tertarik melihat indahnya bunga teratai yang ada di kolam, tau gak kalo bunga teratai itu hanya hidup, bisa hidup di perairan “kotor nan berlumpur lho” iya maka dari itu saya menggunakan pribahasa teratai ini dalam bab I ini :
‘lotus, atau bunga teratai adalah tanaman yang unik. Tanaman air ini berasal dari daratan Asia. Teratai bisa di budidayakan di berbagai kolam dan perairan. Mengapa di bilang unik? Yakarna dari tumbuhnya sendiri semakin kotor dan banyak lumpur maka semakin hidup nan indah bunga ini hidup, tak jarang bunga ini memancarkan warna dan keanggunannya di tepian kolam.
Keunikan bunga ini sangat membuat saya berimajinasi tentang apa yang selama ini orang kambing hitamkan. Ada di artikelseorang yang menjadi salah satu inspirasi saya , yaitu salah satu tokoh perdamaian dunia yang sangat terkemuka, bahkan tahun 1967, Martin luther King Jr. mengusulkan kepada komite nobel agar tokoh ini mendapatkan hadiah nobel perdamaian sebagai  dananti kekerasan di berbagai Negara, iyalah Master Zen Thich Nhat Hanh.
Kegigihannya memperjuangkan nilai nilai universal membuat saya begitu terinspirasi dan mengaguminya. Keberaniannya dan kekuatan mentalnya dimatangkan oleh “lumpur” yang bernama penindasan dan peperangan sehingga dia muncul menjadi sosok yang begitu anggun dan menawan. Laksana bunga teratai di tengah riak danau yang saat ini akrab kekerasan dan perselisihan.
Pengertian ini begitu mendalam dan dapat di praktikan dalam keseharian kita, terutama saat menghadapi “ lumpur-lumpur” yang bisa dianggap sebagai masalah , musibah , bencana, dan hal hal lain yang menghambat kita, yang sering kita djumpai di kehidupan sehari-hari. Justru sebagai manusia yang unggul kita selayaknya membutuh kan tantangan dalam hidup.
Tanpa penjajahan tak aka nada pahlawan yang lahir. Tanpa masalah tak akan ada prestasi, tanpa keterbatasan tak aka nada penemuan besar yangmengubah dunia. Tanpa beban tak akan ada otot yang terbentuk, tanpa lumpur tidak akan ada teratai.
Pesan akhir: jangan lah menghindar, apalagi lari dari masalah, lari dari lumpur”lumpur kehidupan”. Semua itu tak lain dan ta bukan adalah jalan untuk menjadikan diri kita kuat dan matang. Jadikanlah beban yang membentuk diri kita menjadi pribadi yang unggul nan anggun.
NO MUD, NO LOTUS

Komentar